Quantum Energi Spiritual
☚ Kembali ke Kumpulan VideoTube

Biografi Buya Yahya Zainul Maarif

Orang Terkenal: di Cirebon Buya Yahya
Siapa sebenarnya Buya Yahya, mengapa ia dikenal di Cirebon? Bagaimana Faham Ke-Islamannya? Berikut ini ulasan singkat Media Press.

photo-photo Buya Yahya Zainul Maarif

photo-photo Buya Yahya Zainul Maarif. ☛ Lihat: Video Buya Yahya

Biografi Buya Yahya
Nama Lengkap Yahya Zainul Maarif dengan sapaan akrab Buya Yahya, pendiri pondok pesantren Al-Bahjah.  Selain dikenal di kalangan umat Islam yg berada di kota Cerobon juga dikenal di dunia maya khususnya di youtube.com setelah beberapa video ceramah agama dan diskusi tentang berbagai tema hukum Islam oleh Buya Yahyadiupload di situs social video sharing tersebut.

Latar Belakang Pendidikan Islam
Buya Yahya mempelajari Islam melalui pendidikan formal maupun non-formal, beberapa di antaranya dapat dibaca dalam jenjang pendidikan berikut:

Sekolah Dasar dan Menengah

  • SD dan SMP di kampung kelahiranyanya (tidak ada referensi lengkap tentang hal ini, termasuk di mana kampung kelahirannya. Insya Allah jika ada kesempatan mewancarai beliau, maka informasi ini akan diupdate/diperbaharui).
  • Madrasah Diniyah pimpinan KH. Imron Mahbub di Blitar.
  • Pada tahun 1988 hingga 1993,  sempat yantri di pesantren Darullughah Wadda’wah di Bangil Pasuruan Jatim dibawah asuhan Al Murobbi Al Habib Hasan Bin Ahmad Baharun. (Buya Yahya juga sempat mengabdi sebagai tugas kelulusan santri sebagai guru pengajar di pesantren ini  antara tahun 1993 hingga 1996).

Perguruan Tinggi

  • Atas perintah dari kiai Pesantrennya, Al-Murobbi Al-Habib Hasan Baharun, pada tahun 1996 Buya Yahya melanjutkan studi  ke Univiversitas  Al-Ahgaff di Yaman dan berlangsung hingga akhir 2005.  Selama 9 tahun di Yaman, Buya Yahya sempat belajar fiqh kepada para Mufti Hadramaut seperti: Syekh Fadhol Bafadhol, Syekh Muhammad Al Khotib, Syekh Muhammad Baudhon, dan Habib Ali Masyur Bin Hafidz.  Selama berada di Yaman, Buya Yahya juga sempat mendapat tugas mengajar selama 3 tahun di Fakultas Tarbiyah dan Dirosah Islamiah (khusus putri) Universitas Al-Ahgaff.

Mengkaji Islam Dari Para Guru

  • Buya Yahya juga memperdalam disiplin ilmu fiqih,  aqidah,  hadits, ulumul qur`an dan mustholah al-Hadits selama 2 tahun dari Habib Salim Asy-Syatiri di daerah Rubath Tarim.   Selama 2 tahun tersebut, Buya Yahya  belajar dari beliau 4 kali dalam seminggu mulai ashar hingga isya.
  • Hadits dan ilmu hadits Buya Yahya juga diperdalam dari beberapa guru lainnya, antara lain Dr Ismail Kadhim Al Aisawi
  • Buya Yahya juga memperdalam secara khusus Ilmu ushul fiqihnya dari beberapa pakar / ulama bermadzhab Maliki dari Syingqiti, Mortania , diantaranya;  Syekh Muhammad Al-Hafid Assyingqithi, Syekh Muhammad Amin Assyingqiti dan Syekh Abdullah Walad Aslam Assyingqiti . Selain itu, kepada DR Mahmud Assulaimani dari Mesir.
  • Ilmu bahasa Arabnya di ambil dari Syekh Muhammad Alhafid Assyingqiti, dengan kitab terakhir yang di kaji adalah Thurah Uquduljuman dalam ilmu balaghoh, thurroh lamiyatul afal dalam ilmu shorof dan thurroh Alfiyah Ibnu Malik dalam ilmu nahwu yaitu Alfiyah Ibnu Malik dengan tambahannya menjadi 2800 nadhom.
  • Studi Perbandingan Madzhab diambilnya  dari Prof DR. Ahmad Ali Toha Arroyyan yg ber madzhab maliki.

Guru-guru Buya Yahya.
Dalam catatan sejarah pendidikan Islamnya, ada dua orang guru yg memberikan pengaruh dalam perkembangan pemikiran Islam Buya Yahya, di antaranya: yg pertama adalah Almurobbi Almursyid Al-Habib Hasan bin Ahmad Baharun, pengasuh dan pendiri Pon-pes Darullughoh Waddakwah Bangil-Pasuruan-Jawa Timur;  yang kedua adalah Almurobbi Almursyid Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun, rektor universitas Al Ahgaff Republik Yaman.

Selain kedua guru tersebut, berikut ini daftar orang yg pernah menjadi guru Buya Yahya:

Guru Dari indonesia.

  1. Habib Husin bin Soleh Almuhdhor, Bondowoso
  2. Habib Qosim Bin Ahmad Baharun, Bangil
  3. Habib Ahmad bin Husin Assegaf, Bangil.
  4. Ust Qoimuddin Abdullah, Bangil
  5. Habib Soleh bin ahmad Alidrus, Malang
  6. Habib Abdullah Maulahailah, Malang.
  7. Habib Muhammad Alhaddad, Malang
  8. Ust Nasihin, Bangil.
  9. KH Imron Mahbub, Blitar.dll

Guru Dari Luar Negri.

  1. Habib Idrus bin Umar Alkaf, Tarim,Yaman
  2. Syekh Fadhol Bafadhol, Tarim,Yaman
  3. Syekh Muhammad Al Khotib, Tarim,Yaman
  4. Syekh Muhammad Baudhon, Tarim, Yaman
  5. Habib Ali Masyur bin Hafidz, Tarim,Yaman
  6. DR. Ismail Kadhim Al-Aisawi, Iraq.
  7. Habib Salim Asysyathri Tarim,Yaman
  8. Syeh Muhammad Al-Hafid Assyingqithi, Mortania.
  9. Syeh Muhammad Amin Assyingqiti, Mortania.
  10. Syeh Abdullah Walad Aslam Assyingqiti, Mortania .
  11. DR Mahmud Assulaimani, Mesir.
  12. Prof DR. Ahmad Ali Toha Arroyyan Mesir.
  13. dll.

Awal Datang Ke Cirebon
Menurut keterangan dari Buyayahya.org, Buya Yahya datang ke Cirebon pada akhir tahun 2005/awal tahun 2006 dalam rangka mejalankan tugas dari gurunya Rektor Universitas Al-Ahgaff Almurobbi Profesor Doktor Al Habib Abdullah bin Muhammad Baharun untuk mendirikan sekaligus memimpin sekolah Persiapan bagi mahasiswa sebelum kuliah ke universitas Al-Ahgaff di Yaman. Namun sekolah persiapan ini hanya berlangsung 1 tahun (tidak dijelaskan kenapa sekolah ini stop).

Jalankan Aktivitas Dakwah Islam di Cirebon
Pada akhir 2006, setelah mendapatkan izin dari gurunya di Yaman,  Buya Yahya berdakwah ke masyarakat luas di Cirebon. Kegiatan dakwahnya diawali dg hal-hal kecil dengan sarana apa adanya dari musholah ke mushollah hingga akhirnya Allah memberikan kemuliaan kepada Buya Yahyha untuk membuka majlis ta`lim di masjid At-Taqwa alun-alun masjid terbesar di Cirebon setiap hari Senin malam Selasa  yang semula hanya dihadiri 20 orang hingga saat ini jamaah memenuhi ruangan dan halaman masjid. Selain itu,  Buya Yahya juga membuka puluhan majlis taklim bulanan di berbagai tempat di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan. Kabupaten Indramayu dan JABODETABEK. Diantaranya adalah majlis yang diadakan masjid Al-Imam alun-alun kota Majalengka, masjid Al-Istiqomah Cilimus Kuningan, masjid Pertamina Klayan, masjid Al-Mustaqim Weru.

Tidak hanya berdakwah melalui masjid-masjid, kegiatan dakwah Buya Yahya melalui beberapa swalayan dan toserba, seperti Yogya, Matahari Department Store Grage, Lembaga Pemasyarakatan Kesambi dll.

Dirikan Majlis Al-Bahjah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah
Untuk memperkuat dan mempermudah misi dakwahnya, Buya Yahya membuat Majelis Al-Bahjah yg kemudian hari menjadi nama bagi pesantren yang telah dirintisnya, pondok pesantren Al-Bahjah yg terletak di Kelurahan Sendang No. 179 Blok. Gudang Air Kec. Sumber Kab. Cirebon Jawa Barat.

Saat pertama dibuat, Bangunan pesantren hanya sebuah gubuk kecil dan aula besar dengan ukuran 15 x 25  M yang dijadikan ruang serba guna mulai dari majelis ta’lim mingguan dan tempat belajar anak-anak santri.  Kemudian disusul bangunan masjid dengan ukuran 15 x 15 M dan 8 kamar asrama santri, rumah pengasuh dan 20 kamar mandi berikut studio Radio-Qu Fm.  Kemudian diresmikan penggunaannya pada tanggal 10 Januari 2010 oleh Al-Habib Abdullah Bin Muhammad Baharun yang sekaligus dibarengi dengan peresmian Masjid Pesantren Al-Bahjah dan Radio Dakwah Radio-Qu Fm yang di pancarkan dari lokasi pesantren.

Dengan adanya sarana majlis dan pesantrennya, aktivitas dakwah Buya Yahya lebih mudah dan nama beliaupun semakin dikenal di kalangan umat Islam di Cirebon.

Dakwah Lewat Media Cetak, TV dan Radio
Tidak hanya dakwah secara langsung, Buya Yahya juga aktif berdakwah melalui media cetak di antaranya menjadi pengasuh rubrik tanya jawab di koran harian umum Kabar Cirebon dan rubrik masail diniyah di sebuah majalah Islami Al-Basyirah yg terbit di Jawa Timur.

Buya juga aktif mengisi acara Titian Qalbu TVOne  dan sampai saat ini masih aktif di acara dialog interaktif , Hidup Indah Bersama Buya Yahya, setiap malam Jum`at di Cirebon TV

Di dunia maya,  Buya Yahya dan tim dakwahnya juga telah mempublikasikan  situs resminya www.buyayahya.org yg bekerjasama dg yayasan multimedia dakwah sedekah.net menghadirkan SMSCentre dan Multimedia Dakwah Online dan Offline di www.buyayahya.tv.  Di samping itu, misi dakwah Buya telah diperkuat dengan penggunaan teknologi radio Islami resmi milik pesantren yaitu, RADIOQU 98.5 FM

Semoga Perjalanan Dakwah Buya Yahya mendapatkan kemudahan dan keridoan dari Allah Amin.

Sumber Media Press:

  • http://www.buyayahya.org/profil.html
  • http://www.almuhibbin.com/2010/11/biografi-buya-yahya-zainul-maarif.html
  • http://www.buyayahya.tv/

Berita Press Sejenis:

Share Link Press:
HTML Link Press:

Leave a Reply

Top